>8 kisah tentang ipod

>

Berikut kejadian-kejadian aneh yang melibatkan iPod :

8. Gadis yang nyaris terluka setelah iPod-nya meledak

Ken Stanborough, 47, dari Liverpool, harus membuang iPod Touch kepunyaan Ellie, putrinya yang berusia 11 tahun, setelah ia mulai mendengar suara mendesis dan merasa iPod tersebut semakin panas. Setelah membuang perangkat keluar dari pintu belakang, 30 detik berikutnya ada bunyi ledakan kecil disertai asap setinggi 10 kaki di udara. Menurut Mr Stanborough, Apple berusaha membungkamnya dan putrinya dengan menawarkan pengembalian dana, hanya jika dia setuju untuk tetap tenang. Sejumlah blogger telah melaporkan kasus-kasus di mana iPod telah meledak.

7. Kereta bawah tanah Tokyo yang tertunda karena kebakaran iPod

Pada bulan Agustus 2010, sebuah iPod rusak tak dikenal membuat kereta bawah tanah Tokyo untuk berhenti selama beberapa menit pada jam sibuk di Tokyo barat di Setagaya Ward. Penumpang mulai mengeluh tentang bau hangus, dan memaksa kereta untuk berhenti sementara petugas pergi mencari sumbernya. Seorang penumpang perempuan kemudian maju untuk menunjukkan bahwa iPod-nya pecah berantakan setelah overheating. Kereta tertunda selama 8 menit selama bau busuk itu dibersihkan. Untuk jalur kereta sibuk yang melayani lebih dari 1 juta penumpang setiap harinya, hal seperti itu sangat langka terjadi. Rata-rata keterlambatan kereta api di Jepang hanyalah 20 detik.

6. Orang yang menemukan iPod membeku selama setahun tetapi masih berfungsi

Andrew Robulack, penduduk Whitehorse, Yukon, menemukan iPod Classic muncul dari balok es saat dia berjalan kaki. Pada awalnya, dia mengira itu sepotong kotoran anjing. Tapi kemudian ia melihat bahwa benda beku tak dikenal itu memiliki bentuk persegi panjang. Jelas, dia mendapati iPod beku dari es yang dia pikir sudah ada sejak awal musim dingin dan membawanya pulang untuk melihat apakah masih bekerja. Luar biasa, setelah hanya beberapa menit dari pengisian baterai, perangkat tersebut bisa beroperasi penuh, bahkan menampilkan tanggal yang benar.

5. Sub Navigator yang menyebabkan kecelakaan kapal senilai £ 60 juta karena dia terganggu dengan iPod

Navigator dari kapal selam nuklir AS sedang mendengarkan iPod ketika bertabrakan dengan kapal lain, yang menyebabkan kerusakan senilai £ 60 juta. Di atas kapal USS Hartford juga memasang pengeras suara sehingga mereka dapat mendengarkan musik pada saat bertugas. Komandan Kapten Ryan Brookhart dibebas tugaskan setelah investigasi mengungkapkan hampir 30 kesalahan yang menyebabkan kecelakaan dapat dihindari. Navigator itu juga mengungkapkan telah merevisi ujian pada saat tumbukan. 15 pelaut di atas kapal USS Hartford terluka ketika menabrakkan ke transportasi kapal USS New Orleans di Selat Hormuz, sebuah lorong sempit di Teluk Persia pada Maret 2009.

4. Pasangan yang ditangkap karena mencoba menjual iPod Touch dan Ganja untuk sebuah iPad

Polisi menangkap dua orang di Arizona karena berusaha menjual generasi ketiga iPod touch dan sekitar 7 gram ganja melalui iklan untuk ditukarkan dengan iPad. Setelah menerima tip tentang iklan, yang mencakup foto-foto dari kedua iPod touch dan ganja, polisi mengirim e-mail yang mengaku tertarik pada pertukaran. Ketika polisi bertemu dan berpura-pura menyelesaikan perdagangan, Jacob Walker dan Yakub Veldare malah ditangkap ketika Walker menawarkan ganja tersebut.

3. Guru diserang hingga patah leher karena menyita iPod milik siswanya

2 mahasiswa yang dituduh menyerang seorang guru di sebuah lorong Germantown High School sekarang berada di balik jeruji besi. Serangan itu terjadi setelah Frank Burd (60) menyita iPod dari salah satu siswa yang menggunakannya di kelas. Kemudian 2 remaja itu diduga mendorong Burd, lalu memukul kepalanya di loker. CEO Sekolah, Paul Vallas mengatakan Burd patah lehernya di 2 tempat. Ia dibawa ke Einstein Medical Center, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda kelumpuhan. konfrontasi itu terekam dalam sebuah rekaman video. Pejabat sekolah dapat menggunakan rekaman tersebut untuk segera mengidentifikasi siswa, Donte Boykin (17), setelah terlebih dahulu menangkap sang anak berusia 14 tahun.

2. Prajurit yang diselamatkan dari serangan AK-47 berkat iPod-nya

Kevin Garrad sedang patroli di sebuah jalan di Irak dan saat ia mengitari sudut sebuah bangunan pemberontak (bersenjata AK-47) datang dari sisi lain. Lalu mereka melepaskan tembakan satu sama lain. Pemberontak itu tewas dan Kevin terkena tembakan di dada kiri di mana dia menyimpan iPod di saku jaketnya. Ini memperlambat laju peluru sehingga peluru tidak sampai menembus tubuhnya. iPod yang dimaksud adalah model 20GB yang lebih tua dan lebih tebal, yang sebelumnya diproduksi dan didistribusikan oleh HP. Ketebalan model ini kemungkinan besar menjadi bagian besar dalam memperlambat peluru. Beruntung sekali, karenanya Kevin tidak menderita luka.
Catatan: menurut beberapa sumber iPod tidak benar-benar menyelamatkan nyawa sang prajurit, namun sebenarnya ia mengenakan rompi.

1. Gadis yang selamat dari sambaran petir 300.000 volt karena arusnya dialihkan oleh kabel IPod

Sophie Frost dan pacarnya Mason Billington, 14 tahun, berhenti untuk berlindung di bawah pohon ketika badai melanda saat mereka berjalan di dekat rumah mereka. Ketika secara tiba tiba ada sebuah petir yang menyambar tubuh Sophie. Beruntung Ia bisa segera dilarikan ke rumah sakit. Dokter percaya Sophie selamat dari sambaran 300.000 volt karena dialihkan oleh kabel dari gadget iPod yang dikenakannya, menjauhkan petir dari organ-organ vital-nya. Remaja itu dibawa ke rumah sakit untuk pemulihan dari luka bakar di dada dan kaki, sedangkan Mason menderita kerusakan mata. Sophie bersyukur dia mengenakan iPod-nya, yang telah diberi 4 hari sebelumnya sebagai hadiah dari neneknya.

Advertisements

>ini dia sosok yang pertama mengetahui wafatnya nabi sulaiman as

>

From blog

Saat Nabi Sulaiman as wafat tak satupun yang tahu, kecuali rayap yang menggrogoti tongkatnya. Saat raja itu terjatuh barulah jin menyadari sesalahan mereka yang menyebabkan mereka tetap dalam siksa yang hina, karena sebenarnya mereka tak pernah tahu hal-hal yang gaib.” (QS. Saba [34] : 14).

Aku adalah seekor rayap, ketika aku terbang bersama teman-temanku aku terjatuh di sebuah tongkat, ternyata aku terjatuh di tongkat Nabi Sulaiman.

Tak ada siapapun yang berani masuk mihrab, saat Nabi Sulaiman shalat, kecuali setelah Nabi Sulaiman menuntaskan shalatnya. Di mihrab, terlihat Nabi Sulaiman sedang duduk, kuucapkan salam padanya,”Salam sejahtera ya Nabi Allah, Raja Sulaiman yang bijaksana.”

Namun Nabi Sulaiman sedang khusyuk shalat dan tak menjawab salamku. Waktu telah lama berlalu, Nabi Sulaiman tak beranjak dari tempat duduknya, dan satupun yang berani masuk membangunkannya, kusapa lagi,”Salam Nabi Allah, aku tak bisa keluar dari mihrabmu, aku mulai lapar, dan tak ada kayu selain tongkatmu?”

Namun Nabi Sulaiman tak bergerak hingga malam-malam berganti, malam itu pun aku mendapat wahyu Allah untuk mendekati Nabi Sulaiman dan memakan tongkatnya. Dan akulah yang pertama diberitahu Allah kalau Nabi Sulaiman telah wafat.
Lalu kumakan tongkat Nabi Sulaiman, hingga Nabi Sulaiman terjatuh dari tempat duduknya,” Salam sejahtera ya Nabi Allah, kau hidup dan mati dengan mulia, bahkan tongkatmu pun mampu memberiku makan, betapa mulia hatimu.”

Ya, seekor rayap lah, sosok yang pertama mengerti dan memberitahu Kematian Nabi Sulaiman, Bukan Jin ataupun makhluk lain.

Adapun sosok Jin, meskipun mereka adalah makhluk ghaib tetapi mereka berbeda dimensi dengan sosok Roh/Arwah. Karena seandainya Jin mengerti tentang Roh, pastilah mereka tidak terus bekerja untuk Nabi Sulaiman, mereka tidak terus terhina sebagai pekerja NAbi Sulaiman. Jin…..sebagai makhluk gaib, terbukti tak mengerti kapan roh Nabi Sulaiman pergi dari raganya. Sehingga apabila rayap tak menyampaikannya, maka tak satupun jin berani memasuki mihrab sebelum mengetahui wafatnya Nabi Sulaiman.

Jika Jin sebagai makhluk gaib tidak tahu menahu bahkan tidak mengerti kapan roh/arwah Nabi sulaiman meninggalkan raganya, Lalu siapa yang diajak bicara oleh orang orang yang mengaku bisa memanggil Arwah/ Roh orang yang sudah meninggal????

>kisah polisi menilang sahabatnya

>polisi tilang

Berikut ini menurut saya sebuah kisah dan renungan yang sangat bagus. Sudah lama saya ngga posting tentang cerita-cerita seperti ini semoga cerita ini dapat memberikan pencerahan kepada kita semua tentang arti hidup dan menghargai orang lain.

———————————————-

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala.Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. “Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya sambil terus melaju.

Prit!

Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing.
Hey, itu khan Bobi, teman mainnya semasa SMA dulu.
Hati Jono agak lega.
Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.
“Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!”
“Hai, Jon.” Tanpa senyum.
“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru.
Istri saya sedang menunggu di rumah.”
“Oh ya?”
Tampaknya Bobi agak ragu. Nah, bagus kalau begitu.

“Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong.”
“Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.”

Oooo, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jono harus ganti strategi.

“Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala.”

Aha, terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.

“Ayo dong Jon. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu.”

Dengan ketus Jono menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Sementara Bobi menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa saat kemudian Bobi mengetuk kaca jendela. Jono memandangi wajah Bobi dengan penuh kecewa.Dibukanya kaca jendela itu sedikit.
Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpa berkata-kata Bobi kembali ke posnya. Jono mengambil surat tilang yang diselipkan Bobi di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jono membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bobi.

“Halo Jono, Tahukah kamu Jon, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jon. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. Berhati-hatilah. (Salam, Bobi)”.

Jono terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bobi. Namun, Bobi sudah meninggalkan pos jaganya entah ke mana. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak menentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan… ….

Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain. Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.